5 Film Elizabeth Olsen yang Tampil Luar Biasa di Luar MCU

5 Film Elizabeth Olsen yang tampil luar biasa di luar MCU

Wanda Maximoff atau Scarlet Witch akhirnya memulai debutnya di Marvel Cinematic Universe (MCU) melalui adegan pasca-kredit dari Captain America: The Winter Soldier (2014). Setelah 7 tahun pertama kali muncul di MCU, Anda akhirnya dapat mempelajari lebih lanjut tentang kehidupan Wanda dengan serial Wanda Vision. Sang protagonis, Elizabeth Olsen, membuat penampilan yang sangat sempurna dalam seri ini.

Sebenarnya siapa yang meneteskan air mata usai menonton Wanda Vision Episode 8? Melalui penampilannya yang luar biasa, Olsen mampu menyerap kesedihan para penonton ke dalam kesedihan Wanda. WandaVision bukanlah satu-satunya penampilan hebat Olsen. Jika Anda ingin melihat pertunjukan hebat Olsen lainnya, Anda harus menonton film berikut.

Lantas, selain film MCU, film apa yang menampilkan penampilan luar biasa Elizabeth Olsen?

  1. Martha Marcy May Marlene (2011)

5 Film Elizabeth Olsen yang tampil luar biasa di luar MCU

Tahukah Anda bahwa Elizabeth Olsen adalah saudara perempuan Mary-Kate dan Ashley Olsen dan merupakan dua bintang muda Hollywood yang sangat populer di awal tahun 2000-an? Dia memiliki saudara superstar, tetapi Olsen membuat debut layar lebar pada usia 22 tahun melalui film Martha Marcy May Marlene. Anehnya, Olsen segera menjadi bintang film thriller debutnya ini.

Dalam Martha Marcy May Marlene, Olsen mengambil peran sebagai Martha, gadis yang bergabung dengan sekte tersebut hingga akhirnya memutuskan untuk melarikan diri dari sekte tersebut. Setelah berkumpul kembali dengan keluarga, Martha mengalami kekecewaan dan kekecewaan atas perlakuan kejam yang diterimanya dari denominasi tersebut.

  1. Wind River (2017)

Pada 2017, Olsen bersaudara tidak muncul di film MCU. Sebaliknya, Olsen muncul di tiga film pada tahun 2017, salah satunya adalah Wind River. Menariknya, Olsen bukanlah satu-satunya bintang MCU di Wind River. Olsen bermain dengan aktor Hawkeye Jeremy Renner dalam film Taylor Sheridan ini.

Di Wind River, Olsen berperan sebagai agen FBI Jane Banner. Film misterius ini bercerita tentang seorang agen layanan ikan dan satwa liar Corey Lambert (Lenner) yang menemukan tubuh beku yang tertutup salju. Dengan mayat yang ditemukan, Jane datang untuk menyelidiki. Corey dan Jane bekerja sama untuk memecahkan misteri tuduhan pembunuhan.

Baca Juga : Empat Drama Korea Terbaru Dengan Bintang Pada Maret 2021

  1. Ingrid Goes West (2017)

Elizabeth Olsen adalah salah satu aktris Hollywood yang tidak bekerja di media sosial. Namun, aksinya bisa dilihat sebagai selebriti dalam film Penguntit Ingrid-Net. Di tahun yang sama Wind River dirilis, Olsen juga membintangi film komedi hitam bergenre ini. Seperti Wind River, Olsen bersatu kembali dengan sesama mitra MCU Pom Klementiev, yang berperan sebagai Mantis di Ingrid-Net Stalker.

  1. Liberal Arts (2012)

Setahun setelah debut Marlene Martha Marcy May, Olsen membintangi drama romantis berjudul Liberal Arts. Seperti film pertamanya, Liberal Arts ditayangkan perdana di Sundance Film Festival. Di bidang humaniora, Olsen mempekerjakan Josh Radnor, yang juga seorang sutradara film.

Liberal Arts adalah kisah Jesse Fisher (Radnor), seorang sarjana baru dan petugas penerimaan yang tidak senang dengan kehidupan dan karirnya. Saat memutuskan untuk kembali ke kampus pertamanya, Jesse bertemu dengan seorang mahasiswa bernama Jibby (Olsen), seorang junior berusia 16 tahun. Jesse dan Jibi, yang perbedaan usianya sangat jauh, jatuh cinta.

  1. Kodachrome (2017)

Di tahun yang sama Wind River dan Ingrid-Net Stalker dirilis, Olsen juga tampil dalam drama “Goodbye, Kodachrome.” Disutradarai oleh Mark Raso, film ini juga diputar di Festival Film Internasional Toronto. Selain Olsen, Kodachrome telah muncul di Ed Harris dan Jason Sudeikis.

Kodachrome adalah kisah tentang seorang karyawan perusahaan rekaman Matt Ryder (Sdeikis) yang pekerjaannya terancam. Di masa-masa sulit, Matt menerima kabar dari perawat ayahnya, Zui (Olsen), bahwa ayahnya sakit parah. Ayahnya, Matt, meminta putranya untuk membawanya ke toko terakhir yang mengembangkan film jenis Kodachrome.