5 Tempat Untuk Syuting Startup Drakor yang Mencuri Perhatian

5 Tempat Untuk Syuting Startup Drakor yang Mencuri Perhatian

5 Tempat Syuting Startup Drakor Mencuri Perhatian – Drama Korea “Start-Up” menjadi hit daftar baru di akhir tahun. Setiap episodenya, startup selalu menjadi topik perbincangan hangat dan trend baru di media sosial. Menariknya, selain sejarah segitiga Sodarmi, Namdosan, dan Hanjipyeong, ada hal lain yang bisa mengakibatkan hilangnya penglihatan. Tidak heran jika Anda sering dikejutkan oleh jalan menuju toko anjing jagung Nenek, tempat bunga sakura bermekaran penuh, dan kotak pasir yang spektakuler. Semuanya mendukung suasana romantis dan membangkitkan rasa penasaran tentang setiap episodenya.

Dengan kata lain, apakah setting hanya CGI atau benar-benar Korea?

  1. Kedai Corn Dog Nenek (Restoran Habjeongdon)

5 Tempat Untuk Syuting Startup Drakor yang Mencuri Perhatian

Di episode pertama, ada banyak adegan restoran kondominium Sodarmi dan nenek Woninwon. Sepulang sekolah, ada banyak toko yang penuh dengan anak-anak usia sekolah, seperti Dalmi dan tempat berkumpulnya orang-orang berbakat. Kedai Nenek tidak terlalu besar, tapi ini adalah rumah cakrawala yang digunakan sebagai tempat persembunyian ketika tidak ada tempat berlindung.  Toko ini adalah pertemuan pertama dengan Jipyeong, Dalmi, dan Jipyeong saat nenek saya di sekolah, dan pertemuan terakhir dengan Chunmyung (ayah Dalmi).

Anda juga akan diam-diam menyaksikan kisah romantis Dalmi dan Jipyeong (kebangkrutan palsu). Di seberangnya adalah bunga sakura dengan kandang burung tempat mereka mengirim surat. Tempat ini menjadi lebih indah di musim gugur. Toko ini sepertinya adalah restoran bernama Hapjeongdong di Mapo-gu, Seoul. Dalam Episode 10, ketika Hanjipyeong tiba di rumah barunya untuk mengambil surat terakhir Dalmi, Anda dapat melihat restoran asli.

  1. Kantor Sandbox (Robot Land)

Kotak pasir seperti Silicon Valley di Korea Selatan. Tempat ini menjadi jawaban atas impian anak muda yang bercita-cita memulai usaha atau memulai usaha. Tempat yang secara teknis canggih ini bukanlah tempat yang nyata. Eits, maksudmu bukan CGI. Tim merekam lokasi berbeda untuk setiap adegan di kotak pasir. Salah satunya adalah di situs web seminar pertama di mana DalMi bertemu dengan bakatnya. Bangunan ini adalah medan robot di Incheon, sebuah taman hiburan yang sedang dibangun. Jadi jika Anda sering melihat karakter Anda di lobi kotak pasir, itu adalah bagian dari pusat pengalaman robot taman hiburan yang sudah beroperasi. Tentu saja kecanggihan teknologi robot sering terlihat di drama Korea ini.

  1. Pintu Masuk Sandbox (Taman Budaya Tangki Minyak)

Toilet sudah ramah mata sejak episode pertama. Sepertinya menarik untuk dijelajahi dari setiap sudut. Salah satunya adalah salah satu pintu masuk ke toilet. Bangunannya berbentuk seperti tangki minyak. Ya, bangunan itu diambil dari Taman Budaya Tangki Minyak di Mapo-gu, Seoul. Awalnya, bangunan itu adalah tempat penyimpanan minyak. Setelah itu, dijadikan ruang publik untuk melestarikan bangunan bersejarah. Terdapat 6 bathtub, masing-masing dengan showroom, ruang pameran dan laboratorium. Pintu masuk ke kotak pasir ini muncul dari episode pertama di mana Dalmi mengundang Dalmi ke pesta cinta dengan Pak Minamido dan merampas bakatnya di dalam mobil. Entri ini juga menjadi awal dari uji keberuntungan di kamar mandi.

  1. Lanskap Sandbox (Nodeul Island)

Menariknya, tak mengherankan toilet tersebut baik di dalam maupun di luar. Faktanya, pemandangan dari pesawat mencuri perhatian. Pemandangan ini sering terlihat di awal setiap episode dan tampaknya menjadi sorotan dari karier pemuda. Pulau hijau yang tertata rapi dengan jembatan panjang di atas Sungai Han dikenal sebagai Nodeulseom. Pulau itu nyata. Tidak ada CGI atau gambar video lainnya. Ruang publik yang berfokus pada alam, buku, dan musik. Ada banyak adegan yang diambil di lokasi syuting, seperti tangga tempat para karakter beristirahat dan tempat Dosan pertama kali melihat Dalmi ingin berjualan bisbol.

  1. Food Truck Corn Dog Nenek (Taman Yeouido Hangang)

Nenek menjual apartemennya, tapi Nenek Dalmi tetap menjualnya, tapi kali ini dia menggunakan truk makanan. Yang menarik perhatian saya bukanlah food truck Nenek, melainkan tempat berjalan-jalan sambil menikmati indahnya Sungai Han. Daerah ini bukan CGI, tapi Taman Yeouido Hangang. Dari truk makanan, Anda bisa melihat bangunan unik di atas panggung terapung di dekatnya. Dan di belakangnya ada jembatan di atas Nodeulseom. Banyak pemandangan malam di sini juga tidak disengaja. Pada malam hari, pencahayaan sekitar khususnya Jembatan Hangang menciptakan suasana yang lebih romantis. Namun, suasana di sini pada sore hari sama baiknya berkat birunya sungai dan rimbunnya area di sekitarnya.